Friday, March 05, 2010

KPK Telusuri 'Amplop' di Paripurna Century

Komisi Pemberantasan Korupsi akan menelusuri mengenai peredaran amplop cokelat
dalam Sidang Paripurna DPR membahas kasus Bank Century.
KPK akan mencari tahu apakah amplop tersebut berisi uang atau bukan.
"Kita telusuri dahulu hal tersebut," kata Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, M Jasin, saat dihubungi VIVAnews, Kamis 4 Maret 2010.

Berdasarkan rekaman gambar dari antv dalam sidang paripurna di Gedung DPR, dua orang yang membawa amplop tebal itu terlihat sedang membagikan amplop itu.
Dua wanita, pertama mengenakan busana putih-kebiruan sedang menenteng amplop tebal di tengah ruang sidang paripurna. Wanita kedua terlihat memakai blus merah muda terlihat memberi amplop tebal ke jajaran kursi yang ditempati Fraksi Demokrat.
Hingga kini belum diketahui isi amplop tersebut apakah benar berisi uang atau barang lain.
Dalam rekaman berita itu, anggota Fraksi Demokrat Soetan Bhatoegana membantah ada politik uang dalam rapat paripurna. "Tidak ada itu. Itu fitnah, tidak ada sama sekali. Darimana datangnya itu itu," ujar Sutan.
Sekretaris Fraksi PPP Romahurmuziy juga membantah adanya isu itu. PPP dengan keras membantah adanya dugaan politik uang beredar jelang pengambilan keputusan semalam.
"Hebat sekali ini, kalau ada uang itu hebat sekali. Dosa saja tidak ada yang dibagi, apalagi uang. Saya membantah tegas itu. Bagi kita jangankan kebenaran dibeli dengan uang, dinegosiasikan saja sudah tidak tepat," kata Romahurmuziy.

Seperti diketahui, tiga Fraksi Koalisi Demokrat dan pemerintah dengan lantang memilih keputusan yang berbeda dengan Demokrat. Fraksi PPP, Golkar, dan PKS berbalik arah.
Semalam, Demokrat dua kali kalah voting. Pertama, dalam voting yang menentukan alternatif penyelesaian kasus Century. Demokrat gagal memperjuangkan opsi AC, opsi ketiga yang merupakan gabungan opsi A dan C.

Skor akhir voting pertama, 294 lawan 246 orang. Selanjutnya, Demokrat juga gagal memperjuangkan opsi A. Skor akhir 212 lawan 325 untuk opsi C.

VIVAnews.

Anda Sudah Baca Yang Ini? :

4 komentar:

Klik Here To Show All Comment


Dhana/戴安娜 Friday, March 05, 2010 3:10:00 AM  

salam sahabat
wah dhek....century ini da ada habisnya ya dibahas,kemarin saya denger SBY menanggapi postitif dan segera menyelesaikan semoga sukses aja ..thnxs this info n good luck

Sam Mendes Friday, March 05, 2010 2:19:00 PM  

Wah..gk tau deh gmana nasib khasus ini.. OMDO aja sich!

Bayu Lebond Saturday, March 06, 2010 4:39:00 AM  

di politik nggak ada kawan sejati yg ada kepentingan abadi...

khusnul Saturday, March 06, 2010 7:40:00 AM  

@ Mbak Dhana, Mas Sam dan Mas Bayu :

Saya setuju....

Post a Comment

newer page older page home
top